Berastagi In Love

Artikel ini telah dibaca sebanyak: 543 kali. Terima kasih.

Liburan singkat (27 April – 1 Mei 2018), saya pakai untuk jalan-jalan dengan tim kecil, yaitu saya, istri dan si bontot Sayyaf.

Hari pertama, perangkat jam 4 pagi menuju bandara Soekarno – Hatta, Terminal 3.

Tiba di pulau Batam, kita foto-foto di galangan kapal lalu mancing di pulau Abang Besar. Kira-kira 1 jam perjalan dengan speed boat.

Hari kedua, si Bontot harus kembali ke rumah karena ada acara foto-foto perpisahan sekolahnya. Sementara saya dan istri melanjutkan perjalanan ke Medan untuk silaturahim ke om, tante dan sepupu-sepupu.

Hari ketiga, pagi hari kita driving menuju danau Toba melalui Berastagi. Jarak dari Medan ke danau Toba kira-kira 110 km.

Dalam perjalan menuju danau Toba, kami mampir di Berastagi Cottage untuk makan siang. Pemandangan di sekitar cottage sangat indah. Kita bisa melihat gunung Sinabung yang beberapa waktu lalu meletus. Juga taman-taman di dalam Berastagi cottage sangat indah. Sayang kalau tidak diabadikan.

Tiba-tiba muncul ide cemerlang untuk berfoto ria ala telenovela India dengan dibantu fotografer cabutan alias pengunjung yang lewat. Dan Alhamdulillah hasilnya bagus semua. 😅

Setelah makan siang dan puas berfoto ria, kita melanjutkan perjalanan ke danau Toba.

Kira-kira 1 jam 20 menit kita tiba di Taman Simalem Resort tempat kita bermalam.

Di kawasan resort Simalem ini kita bisa melihat pemandangan indah danau Toba (yang luasnya 100 km x 30 km, dan merupakan danau terluas di kawasan Asia Tenggara) dan pulau Samosir.

Hari keempat, saya melanjutkan perjalanan ke puncak One Tree Hill dan pulau Samosir.

Dari puncak One Tree Hill kita bisa melihat pemandangan danau Toba yang lebih indah lagi.

Dinamakan One Tree Hill karena di bukit itu hanya ada satu pohon saja.

Setelah puas berfoto ria di One Tree Hill, saya melanjutkan ke perjalanan berikutnya, yaitu ke pulau Samosir.

Dari pelabuhan Pantai Bebas Prapat menuju pelabuhan Tomok pulau Samosir saya naik kapal penyeberangan dengan biaya super murah, Rp. 25.000 pulang pergi dengan waktu tempuh kira-kira 30 menit.

Setelah mendarat, saya keliling pulau Samosir untuk melihat warisan budaya suku Batak yang masih tersisah.

Setelah puas berfoto ria di pulau Samosir, saya kembali lagi ke pelabuhan Pantai Bebas untuk melanjutkan perjalanan ke Medan.

Dari Simalungun menuju kota Medan ternyata masih banyak tempat-tempat untuk mengabadikan cinta… He3x…

Hari kelima, istirahat di rumah saudara untuk memulihkan tenaga setelah driving sejauh 400 an kilo meter dari kota Medan – Berastagi – Danau Toba – Pulau Samosir – Medan.


Lalu muncul pertanyaan di mana hubungannya dengan judul Berastagi In Love? He3x…

Di gambar ini… 😅

Saya dan istri selalu kompakan untuk mencoba ide-ide yang gak jelas, kadang gokil abis dan membuat kita berdua cekikikan berdua yang gak jelas juga. 😅

Berpose berdua seperti itu bukan hal yang gampang, lho… Serius… Coba aja kalo berani… 😁

Berastagi In Love…

Kota Medan, 1-5-2018

Artikel ini telah dibaca sebanyak: 543 kali. Terima kasih.

About ICAN 466 Articles
Blogger, motivator, thinker, cracker, programer, manager, founder, people developer

Be the first to comment

Leave a Reply