Artikel ini telah dibaca sebanyak: 617 kali. Terima kasih.

Jakarta– Tokopedia dirundung kabar tak sedap. Belasan juta data pribadi penggunanya dituding bocor dan ditawarkan di forum online.

Informasi tersebut diungkap akun Twitter @underthebreach. Disebutkan peretasan terjadi pada Maret 2020, ini mempengaruhi 15 juta pengguna meskipun peretas mengatakan ada lebih banyak data yang dimiliki.

Basis data berisi email, hash kata sandi, nama,” terang akun @underthebreach.

Mengkhawatirkannya, seperti diinformasikan sang peretas, data kemungkinan besar tanpa informasi salt. Jadi mempermudah hacker untuk menebak password.

Karena itu akun @GilangHamidy yang membalas cuitan @underthebreach menyarankan pengguna untuk mengganti password. Karena ditakutkan informasi yang diberikan benar-benar tidak mengandung salt.

detikINET sudah mengonfirmasi soal kasus ini ke Tokopedia. Sudah direspon, hanya saja pihak perusahaan besutan William Tanuwijaya ini belum bisa berkomentar karena hendak berkoordinasi internal.

Artikel Asli

Artikel ini telah dibaca sebanyak: 617 kali. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + 13 =