Site icon Unlimited Motivation

liku-liku s3-nya ipb – part 2

Artikel ini telah dibaca 13254 kali. Terima kasih.

apakah ini bagian dari tanda-2 akhir jaman atau apa saya tidak tahu pasti. yg pasti tiba-2 sekarang kita sudah masuk musim ujian tengah semester (uts) 2. betul, semester dua.  dan kemarin (28 maret 2009)) nilai akhir semester 1 dibagikan.  sesuai dg target yg saya pasang, minimal ipk 3.25 yg diminta oleh ipb dapat terpenuhi. hasilnya betul-2 memuaskan. over standard! tapi, berapa-2nya tidak perlu saya umumkan. itu ndak terlalu penting. *smile* yg penting sekarang saya bisa melanjutkan ke semester berikutnya.  thanks, kepada teman-2 yg sudah membantu saya selama martikulasi dan semester 1.

cuman, menurut saya,  agak aneh aja program s3 ini. ketika saya saya terima surat pemberitahuan dinyatakan lulus ujian masuk s3, di situ tertulis ada masa probasi (percobannya) nya. yaitu, ipk yang harus dicapai pada semester 1 tidak boleh di bawah 3.25. bila hasilnya di bawah itu, maka siswa akan di-do-kan (tidak boleh melanjutkan ke semester 2) dan hubungan dg ipb terhenti sampai di situ.  lalu, dimana letak anehnya? anehnya, nilai hasil akhir semester 1 baru keluar pada pertengahan semester 2 ini.  aneh, kan? *smile* jadi, saya melihat masa probasi yg tertulis tempo hari itu sekedar probasi-2an atau ada faktor lain yg menyebabkan keterlambatan pengumuman hasil akhir semester 1. apa pun penyebabnya, menurut saya hal ini (management) harus diperbaiki oleh ipb.  kalau tidak, maka akan paradoks dengan jurusan yang ditawarkan, bisnis dan management.  kita harus melakukan kaizen (wise improvement) dengan cepat dan tepat sasaran. agar tidak terulang pada angkatan 5 yg akan masuk bulan april nanti. ini yang pertama…

yang kedua.  dibandingkan dengan periode martikulasi dan semester 1, semester 2 ini loadnya agak ringan. tugas-2 yg berikan di semester 2 ini relatih sedikit jumlahnya.  setidaknya sampai saya nulis ini, saya dan teman-2 merasakan ada penurunan keketatan tugas.  saya tidak tahu apakah hal ini baik atau tidak. tapi yang jelas, adanya keluangan waktu ini dapat dimanfaatkan utk mulai menulis proposal utk disertasi supaya kita bisa on time 2.5 thn.

yang ketiga. perbedaan lain yg saya rasakan pada semester 2 ini adalah, banyaknya jadual-2 kuliah yg delay dari segi pelaksanaan kuliah yg disebabkan karena beberapa hal. seperti,  berbenturannya jadual dosen mengajar dengan membimbing disertasi kakak-2 kelas.  hal ini sangat saya sayangkan. mengapa? karena, dari sisi cost kita telah banyak membuang-2 uang dengan percuma.  sekedar informasi saja, 1x kuliah eksekutif  (dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore) ini saya harus bayar 1.5 juta rupiah (atau sekitar rp. 187500/jam).  semakin banyak delaynya, tentu saya dan teman akan semakin rugi. hal lain, seringnya keterlambatan ini bisa menurunkan semangat belajar kita. saya melihat gejala ini timbul pada teman-2 saya ketika dosen ybs telat datang. mereka yg sudah lama menunggu akhirnya memutuskan utk memindahkan tempat parkir mobilnya dari ipb ke rumah, atau beli rokok di warung dekat rumahnya. alias pulang gitu lho… *smile* sangat disayangkan. tentunya, ini kembali pada kita masing-2 how to manage this idle time.  karena, ada juga yg memanfaatkan keterlambatan dosen ini dengan belajar mempersiapkan proposal disertasi, review pelajaran atau ha ha hi hi (ngobrol) dg sesama… he…he…he… yang jelas, hal ini pun harus kita improve dengan cepat dan tepat agar tidak banyak terjadi benturan-2 pada jadual dosen…

apa pun yg terjadi, saya dan beberapa teman sudah pasang target baru di semester ini. yaitu, bukan men-set target nilai ipk tapi dapat menyelesaikan or membuat proposal disertasi dan latihan kolokium (presentasi proposal disertasi) di antara kita sendiri.  planingnya, begitu masuk penjurusan di semester 3 nanti kita tinggal memokuskan diskusi dg dosen pembimbing.  mungkin target ini terlalu muluk. tapi tidak ada salah utk dicoba…

ok, friends… gambarimashou (lets do our best) …

Artikel ini telah dibaca 13254 kali. Terima kasih.

Exit mobile version