Artikel ini telah dibaca 4908 kali. Terima kasih.

Sabtu kemarin (2-april-2011), saya punya 2 agenda utama, yaitu berobat ke dokter dan menghadiri seminar kolokium teman saya…

Sambil nunggu dokter dateng…

Waktu di jepang, sy pernah part time job jadi guru bahasa indonesia utk orang2 jepang (mulai operator hingga direktur) yg mau ditugaskan ke indonesia… 

Agar tdk monoton, kadang sy sisipin ttg culture indonesia as is it. Yg baik2, juga yg jelek2 agar mereka tdk kena gegar budaya begitu sampe dan menetap di indonesia (jakarta).

Dalam satu sesi, sy menjelaskan ttg kata  “karet” yg kalau dipadankan dg kata “jam” akan memiliki makna negatif. Dalam istilah jepangnya “itsumo jikan wo mamoranai” and in english “tidak pernah tepat waktu/on time”. Mereka terkejut tuh… “Honto desuka, candra san…” (Betul kah, tuan candra?). Sy jelaskan, umumnya di indonesia spt itu dan sepertinya sdh menjadi bagian dari budaya (Mhn dikoreksi ya?). Lalu sy berikan tipsnya kalo ingin buat janji dg teman2 (indonesia) di sana, yaitu agar buat spare waktu yg pas.

Bagi orang jepang, sangat sulit ditelaah mengapa harus selalu telat ketika janjian. Karena waktu sangat penting dan istilah time is money mereka pahami betul dan mereka resapi. Itu terealisasi dalam kehidupan mereka sehari2. Tdk pernah tuh kereta listrik JR Yamanote Line menunggu penumpang.. Bila sdh waktunya mereka langsung tancap. Nggak peduli ada penumpang yg lari ngos2an ngejar kereta… Juga jadual bis dll.  All on time…

Hari ini (sabtu) saya booking dokter jam 11 pagi. Lalu menjelang jam 11 tadi, saya ditelpon dokter akan tiba jam 11:30. Dan tepat 11:30 sy tiba di dokter… And you know… baru jam 12:30-an dokternya baru datang… macet di jalan, katanya…

Setelah itu, saya meluncur utk menghadiri seminar kolokium teman saya yg dijadualkan jam 14:00 – 15:00 WIB. jam tangan saya menunjukkan sudah jam 13:00. di hari sabtu kemacetan di jalan cibubur alternatif sangat-2 parah. dari jam 10 pagi sampai malam mobil berjalan dg kecepatan 5-10km/jam. feeling saya, saya akan telat datang di seminar. dan betul, sampai di tujuan jam sudah menunjukkan jam 14:30-an… saya segera menuju ruangan seminar dan bersyukur.. karena seminar belum dimulai… salah satu peserta utamanya (dosen penguji) masih terjebak hal sama dengan si dokter di atas, yaitu macet… karena sampai jam 15:30 belum datang juga, akhirnya dengan terpaksa seminar dimulai…

Yappari (as we expected/predicted) Jam karet desu nee (ungkapan meng-YA-kan…) :'(

Artikel ini telah dibaca 4908 kali. Terima kasih.

Leave a Reply