Artikel ini telah dibaca 102 kali. Terima kasih.

Washington – Beberapa maskapai membanggakan keampuhan filter HEPA (High Efficiency Particulate Air) dalam mencegah virus Corona. Ada yang bilang, awak kru kabin malah lebih rentan tertular Corona saat mereka ada di darat ketimbang saat terbang.

Menurut penelitian dari International Air Transport Association (IATA), kemungkinan tertular Corona di pesawat malah lebih kecil ketimbang kesambar petir. Riset itu dilakukan pada bulan Januari sampai Juli tahun ini.

Total cuma ada 44 kasus transmisi virus Corona dalam pesawat. Angka ini tergolong kecil dibanding moda transportasi lainnya. Angka itu sudah termasuk kasus yang positif, dan sampai kasus yang potensial.

Pada periode itu, total ada 1,2 miliar penumpang yang terbang dengan pesawat. Itu artinya dengan kasus 44 orang, ada 1 dari 27 juta penumpang yang terkena COVID-19 dalam pesawat. Rasio itu lebih kecil dibanding rasio terkena petir, yang mencapai 1 dari 500.000 orang menurut data dari Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit AS.

“Risiko penumpang terkena COVID-19 saat berada dalam pesawat sangat rendah. Dengan hanya 44 kasus di antara 1,2 miliar penumpang, itu berarti 1 dari setiap 27 juta penumpang. Kami menyadari bahwa ini mungkin perkiraan yang terlalu rendah tetapi bahkan jika 90 persen kasus tidak dilaporkan, itu akan menjadi satu kasus untuk setiap 2,7 juta penumpang,” ujar penasihat medis IATA David Powell seperti dikutip dari Independent.

“Kami merasa angka-angka ini sangat meyakinkan. Selain itu, sebagian besar kasus yang dipublikasikan ini terjadi sebelum penumpang diwajibkan mengenakan masker,” ujarnya.

Dari 44 kasus yang dilaporkan, kasus tertinggi terjadi dalam penerbangan dari London menuju Hanoi, saat 15 orang terkena virus Corona. Kemudian ada penerbangan dari Sydney ke Perth dimana 11 orang terkena Corona.

Karena data yang disampaikan hanya bulan Juli, tidak mencakup kasus terbaru, misalnya 16 orang penumpang yang positif Corona saat menumpang pesawat Tui dari Zante menuju Cardiff pada bulan Agustus. Tidak jelas apakah orang ini terkena Corona saat berada di Yunani atau saat berada dalam penerbangan.

IATA menerangkan ada beberapa pengaman di pesawat untuk mencegah COVID-19, termasuk rasio pertukaran udara yang tinggi dalam kabin pesawat dan penggunaan filter-filter HEPA yang termasuk standar filter rumah sakit.

DETIK

Artikel ini telah dibaca 102 kali. Terima kasih.

Leave a Reply