Site icon Unlimited Motivation

Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol LDL

Artikel ini telah dibaca 330 kali. Terima kasih.

Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) sering disebut sebagai kolesterol “jahat” karena kadar yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Beberapa jenis makanan dan minuman telah terbukti secara ilmiah dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Berikut adalah penjelasan berdasarkan jurnal kesehatan:

1. Serat Larut (Soluble Fiber)

Serat larut dapat mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh sebelum diserap ke dalam aliran darah. Makanan kaya serat larut termasuk:

2. Lemak Tak Jenuh (Unsaturated Fats)

Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan LDL. Sumber lemak tak jenuh meliputi:

3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung sterol dan stanol tumbuhan yang dapat menghambat penyerapan kolesterol:

4. Teh Hijau

Teh hijau mengandung katekin, antioksidan yang dapat mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus dan meningkatkan ekskresinya:

5. Makanan yang Diperkaya dengan Sterol dan Stanol Tumbuhan

Sterol dan stanol tumbuhan adalah senyawa yang ditemukan dalam tanaman yang dapat menghambat penyerapan kolesterol:

Referensi Jurnal:

  1. Brown, L., Rosner, B., Willett, W. W., & Sacks, F. M. (1999). Cholesterol-lowering effects of dietary fiber: a meta-analysis. The American Journal of Clinical Nutrition, 69(1), 30-42.
  2. Jenkins, D. J., Kendall, C. W., Marchie, A., Faulkner, D. A., Wong, J. M., de Souza, R., … & Connelly, P. W. (2000). Effects of a dietary portfolio of cholesterol-lowering foods vs lovastatin on serum lipids and C-reactive protein. JAMA, 290(4), 502-510.
  3. Bazzano, L. A., Thompson, A. M., Tees, M. T., Nguyen, C. H., & Winham, D. M. (2011). Non-soy legume consumption lowers cholesterol levels: a meta-analysis of randomized controlled trials. Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases, 21(2), 94-103.
  4. Covas, M. I., Nyyssönen, K., Poulsen, H. E., Kaikkonen, J., Zunft, H. J. F., Kiesewetter, H., … & de la Torre, R. (2006). The effect of polyphenols in olive oil on heart disease risk factors: a randomized trial. Annals of Internal Medicine, 145(5), 333-341.
  5. Wang, L., Bordi, P. L., Fleming, J. A., Hill, A. M., & Kris-Etherton, P. M. (2015). Effect of a moderate fat diet with and without avocados on lipoprotein particle number, size and subclasses in overweight and obese adults: a randomized, controlled trial. Journal of the American Heart Association, 4(1), e001355.
  6. Mozaffarian, D., & Wu, J. H. (2011). Omega-3 fatty acids and cardiovascular disease: effects on risk factors, molecular pathways, and clinical events. Journal of the American College of Cardiology, 58(20), 2047-2067.
  7. Sabaté, J., Oda, K., & Ros, E. (2010). Nut consumption and blood lipid levels: a pooled analysis of 25 intervention trials. Archives of Internal Medicine, 170(9), 821-827.
  8. Pan, A., Yu, D., Demark-Wahnefried, W., Franco, O. H., & Lin, X. (2009). Meta-analysis of the effects of flaxseed interventions on blood lipids. The American Journal of Clinical Nutrition, 90(2), 288-297.
  9. Zheng, X. X., Xu, Y. L., Li, S. H., Liu, X. X., Hui, R., & Huang, X. H. (2011). Green tea intake lowers fasting serum total and LDL cholesterol in adults: a meta-analysis of 14 randomized controlled trials. The American Journal of Clinical Nutrition, 94(2), 601-610.
  10. Katan, M. B., Grundy, S. M., Jones, P., Law, M., Miettinen, T., & Paoletti, R. (2003). Efficacy and safety of plant stanols and sterols in the management of blood cholesterol levels. Mayo Clinic Proceedings, 78(8), 965-978.

Dengan mengonsumsi makanan dan minuman tersebut secara teratur, Anda dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kesehatan jantung.

Artikel ini telah dibaca 330 kali. Terima kasih.

Exit mobile version