Artikel ini telah dibaca 2746 kali. Terima kasih.

PKSKetegangan Pemilihan Presiden PKS yang Berakhir Indah | Kultwit Tifatul Sembiring [Bagian 2]

25. Agenda berikutnya adalah pemilihan kelengkapan pimpinan pusat: 1. Presiden Partai (Ketua DPP). 2. Ketua Majelis Pertimbangan Pusat…

26. …3. Ketua Dewan Syariah Pusat. 4. Sekretaris Jenderal 5. Bendahara Umum dan 6. Sekretaris Majelis Syuro.

27. Menurut AD/ART, ketua Majelis Syuro adlh sebagai formatur tunggal mengajukan nama2 utk dibahas dan disetujui oleh sidang Majelis Syuro.

28. Namun untuk kebersamaan, maka Dr. Salim Segaff mengajak Dr. Hidayat dan ustadz Hilmi untuk bermusyawarah. Sidangpun diskors.

29. Pukul 13.00 siang (10/8/2015), sidang dibuka kembali. Ketua MS mengajukan nama2 calon pimpinan pusat PKS. Masing2 anggota mencermatinya.

30. Begitu dibuka kesempatan memberikan tanggapan, maka yg ngacung ramai sekali, sidang cukup alot. Terutama mengenai Presiden Partai.

31. Ketua MS mengajukan Muh. Sohibul Iman, sementara aspirasi perwakilan daerah banyak meminta ustadz Anis Matta dilanjutkan sbg Presiden.

32. Ramai tanggapan, sampai pukul 16.30 sore masih belum putus. Antara yang mendukung usulan ketua MS dengan yang meminta ustadz Anis Matta.

33. Lalu Dr. Hidayat memberikan masukan, pentingnya posisi di Badan Kerjasama Internasional dan ustadz Anis Matta akan jd duta besar dakwah.

34. Selama ini sudah kerap kali beliau menghadiri seminar2 internasional, baik di negara2 Arab maupun ke negara2 lain.

35. Hal ini penting, agar dunia internasional tidak melulu salah paham mengenai gerakan2 Islam, sering mudah melabeli dengan teroris. dst.

36. Suasana mulai mereda. Selanjutnya Ketua MS memberikan kesempatan kepada ustadz Anis Matta untuk menanggapinya.

37. Ustadz Anis Matta menyampaikan sikapnya, “Saya adalah jundi yg siap ditugaskan di mana saja. Saya ditugaskan di masa2 keadaan sulit”.

38. “Alhamdulillah, kita bisa keluar dari keadaan krisis, kosolidari kader dan struktur, persiapan Pileg, lolos ET, …

38b. … menggalang koalisi untuk pilpres, meraih bbrp pimpinan di DPR/MPR, menyiapkan pilkada dst”.

39. “Kadang orang sukses memimpin dimasa sulit, namun belum tentu sukses dimasa tenang. Mungkin Dr. Sohibul Iman bisa lbh sukses drpd saya”.

40. “Saya juga menerima masukan daerah2 agar melanjutkan kepemimpinan di DPP, tapi saya sepenuhnya tunduk kepada apa yg diputuskan qiyadah”.

41. Semakin tenang, lalu Ketua MS menawarkan kepada floor, apakah bisa menyetujui usulan formatur. Akhirnya floor setuju, palu pun diketuk.

42. Maka terbentuklah pengurus pusat PKS sbb: Ketua Majelis Syuro: Dr. Salim Segaff Al-Djufrie, Wakil Ketua MS: Dr. Hidayat Nurwahid, …

43. ..Presiden Partai: Dr. Muhammad Sohibul Iman, Ketua MPP: Suharna Surapranata Msc., Ketua DSP: Dr. Surahman Hidayat, Sekjen: Taufiq Ridho

44. Bendahara Umum: Drs. Mahfudz Abdurrahman dan Sekretaris Majelis Syuro: Untung Wahono Msc.

45. Alhamdulillah semua berjalan lancar, dalam suasana ukhuwwah, tidak saling berebut jabatan, tanpa caci maki. Kamipun saling berpelukan.

46. Semua ini tentu atas pertolongan Allah swt semata, Yang telah menyatukan hati2 kami dalam cinta padaNya, berjumpa dalam mentaatiNya..

47. Berjanji menolong syariatNya. Ya Allah, Yaa Rabbal ‘Arsyil ‘Azhiim, kami mohon padaMu agar kokohkan ikatannya, kekalkan cintanya, …

48…tunjukilah jalan2nya, sinarilah dengan cahayaMu yg tak pernah pudar, lapangkanlah dada2 kami dengan iman padaMu, …

49. Dan hisailah dengan keindahan tawakkal padaMu, dan hidupkanlah kami dg ma’rifahMu, dan matikan kami dalam syahid di jalanMu.

50. Rabbana atina fiddun-ya hasanah, wafil akhirati hasanah, waqina adzaabannaar. Washalillahumma ‘ala sayyidinaa muhammadin…

50b. …shollallahu ‘alaaihi wasallam. Amien Ya Rabbal ‘Alamien…

51. Kami sangat sadar, PKS masih banyak kekurangan, mungkin kongres atau muktamar di partai atau di ormas lain, jauh lebih baik dari ini.

52. Untuk itu… dengan menghimpun 10 jari, serta menghadapkan wajah kami, memohon semua masukan dan kritikan untuk menuju kebaikan.

53. Kami mohon maaf atas segala kekeliruan, kekurang patutan, kesalah pahaman baik ucapan, sikap dan tindakan2 kader-kader kami.

54. Kami siap bekerja sama dengan semua pihak dan seluruh elemen, demi meraih kemajuan bangsa dan NKRI yang sama-sama kita cintai ini.

55. Dayung ke tepian berdua kekasih/ Cukuplah sekian dan terimakasih.
*dari twit @tifsembiring (11/8/2015)

Artikel ini telah dibaca 2746 kali. Terima kasih.

Leave a Reply