Artikel ini telah dibaca 5833 kali. Terima kasih.

ecct1_ensejak klinik riset kanker pak Warsito Purwo Taruno ditutup sementara (30 hari dari ditandatanganinya MoU dengan Kemenkes tanggal 2-12-2015), saya  banyak mendapatkan pesan di inbox facebook saya dari para keluarga penderita kanker… salah satunya berikut ini (7-12-2015).

mohon mf pa mengganggu, pa chandra ibu sy menderita kanker payudara slm 4 th belakangan sudah menjalani kemoterapi smp 4 paket, tp kankernya sekarang malah merambah ke kanker paru malah skg sudah stadium akhir kt dokter yg menangani umur beliau tinggal 6-12 bln lg. hr minggu kemarin sy mencoba datang ke klinik p warsito tp kt security per 2 desember klinik p warsito tdk menerima pasien baru, tolong pa chandra tentang penyakit kanker ibu saya apa msh bs dibantu dg alat pa warsito, mhon penjelasannya pa?

saya hanya bisa merespon sang anak dengan mendoakan ibunya dan menjawab bahwa apa yang diinginkan (periksa ke klinik riset p Warsito) itu tidak dapat dilakukan hingga Kemenkes selesai mengevaluasi semua hasil riset p Warsito dan team. dan sang anak dengan perasaan sedih dapat menerima apa yang saya jelaskan.

hari ini (15-12-2015) sang anak kembali mengirim pesan yang menjelaskan kondisi sang ibu tercinta  saat ini.

assalamualaikum, mf pa candra menganggu, kondisi ibu sy sudah semakin memprihatinkan luka bekas operasi yg di ketiak sama di leher membengkak dan semakin keras, batuknya makin parah, tolong pa candra apa ibu sy skg sudah bisa dikontrol di klinik pak warsito, mohon bantuan dan kebijaksanaanya pak?

dengan perasaan sedih hanya bisa mengulang jawaban yang sebelumnya sudah saya berikan… dan terus mendoakan semoga Allah swt memberikan kekuatan, ketabahan dan kesembuhan sang ibu tercinta…

sementara pemerintah (kemenkes, kemenristekdikti dan semua pihak-pihak terkait) sedang fokus membahas regulasi-regulasi, dalam waktu yang bersamaan pula para penderita kanker yang telah divonis tidak dapat disembuhkan dengan metode medis yang ada saat ini sedang berjuang dengan segala sisa harta, tenaga serta pikirian yang mereka punya… menunggu sebuah kepastian dan harapan…

Artikel ini telah dibaca 5833 kali. Terima kasih.

Leave a Reply