Artikel ini telah dibaca 372 kali. Terima kasih.

Hiduplah dua bersaudara di sebuah desa yang sederhana.

Sang kakak telah berkeluarga dengan 2 orang anak, sedangkan si adik masih melajang.

Mereka menggarap satu lahan berdua dan ketika panen, hasilnya mereka bagi sama rata.

Disuatu malam setelah panen, si adik duduk sendiri dan berfikir. “Pembagian ini sungguh tidak adil, seharusnya kakakku lah yang mendapat bagian lebih banyak karena dia hidup dengan istri dan kedua anaknya.

“Maka di malam yang sunyi itu diam2 dia menggotong satu karung padi miliknya dan meletakkanya dilumbung padi milik kakaknya”.

Ditempat yang lain, sang kakak juga berfikir, “pembagian ini adil jika adikku mendapat bagian yang lebih banyak, karena ia hidup sendiri, jika terjadi apa2 dengannya tidak ada yang mengurus, sedangkan aku ada anak dan istri yang kelak merawatku.”

Maka sang kakak pun bergegas mengambil satu karung dari lumbungnya dan mengantarkan dengan diam2 ke lumbung milik sang adik.

Kejadian ini terjadi bertahun-tahun.

Dalam benak mereka ada tanda tanya, kenapa lumbung padi mereka seperti tak berkurang meski telah menguranginya setiap kali panen ?

Hingga disuatu malam yang lengang setelah panen, mereka berdua bertemu ditengah jalan.

Masing2 mereka menggotong satu karung padi.

Tanda tanya didalam benak mereka terjawab sudah, seketika itu juga mereka saling memeluk erat, mereka sungguh terharu berurai air mata menyadari betapa mereka saling menyayangi.

Beginilah seharusnya kita bersaudara …

Jangan biarkan Harta menjadi pemicu permusuhan melainkan menjadi perekat yang teramat kuat diantara saudara.

Tuhan telah menanamkan cinta pada hati mereka yang mau lelah memikirkan nasib saudara2 mereka.

Tuhan tidak akan membiarkan kita berkekurangan jika kita selalu berusaha mencukupi kehidupan orang lain.

Tuhan tidak akan menyusahkan kita yang selalu berusaha membahagiakan orang lain …!

Bagikanlah renungan ini kepada siapa pun yang engkau jumpai agar kita dapat belajar dan mengerti arti sebuah Persaudaraan, baik didalam Keluarga, ditengah Masyarakat maupun didalam Pertemanan.

Sumber: Medsos

Artikel ini telah dibaca 372 kali. Terima kasih.

Leave a Reply