Artikel ini telah dibaca 3975 kali. Terima kasih.

Ketika kita teramat sangat ingin bisa menjalankan C*S*I ini, maka persyaratan 5K tadi harus kita penuhi. Tanpa itu, impian “hari ini akan lebih baik dari pada kemarin” hanya akan menjadi impian di tengah hari yg bolong. Atau bagaikan pungguk merindukan mata hari. Ndak lebih sekedar angan-2 yg berkepanjangan. Tak pernah terealisasi… Ke 5K itu adalah…

k-1: kesadaran
ini tahapan yg paling awal, yg harus kita penuhi. Kita harus betul-2 sadar bahwa improvement diri secara terus menerus adalah suatu kebutuhan yg hakiki seperti halnya makan. Tanpa makan, tubuh kita akan mencapai kondisi yg optimal dan maksimal. Tubuh kita akan letoy, lalu sakit, trus opname dan ternyata sakitnya sudah akut. Dan akhirnya wassalam (mati) deh. Kita harus betul-2 sadar bahwa csi adalah utk kepentingan diri kita sendiri. bukan utk masyarakat sosial di mana kita berada. Bukan utk perusahaan di mana kita bekerja. Pokoknya bukan untuk siapa-2. Tetapi, bila csi dijalankan dg baik dan benar, maka nantinya ia bisa berdampak atau memberikan pengaruh kepada lingkungan di mana kita berada secara otomatis. Di rumah, kampung dan perusahaan. Kesadaran ini dulu yg harus kita hidupkan dalam diri kita.

k-2: keinginan
sadar saja tidak cukup. setelah sadar, kita harus memiliki keinginan. Orang yg tidak punya keinginan apa-2 dalam hidup ini adalah orang yang mati. Tidak punya keinginan utk mencapai target zero deffect (claim). Tidak punya keingingan utk menjadi yg terbaik. Tidak punya keinginan utk mencapai posisi tertinggi dalam karir. Tidak punya keinginan utk menuntut ilmu setinggi bintang di langit. Kata orang surabaya, nek urip ora dhuwe nafsu, seppo cak (kalau hidup tidak punya keinginan maka ia akan hambar)! flatness! Datang ke kantor giri-2 (mepet). Udah gitu hanya bawa badan dan jerawat doang. *smile* Duduk di depan komputer sibuk bukan karena sedang melakukan tugas, tapi berkaca ngeliatin jerawatnya. Telat datang ke meeting. Ketika datang fisiknya saja ada di ruang meeting, tapi ruh nya sedang tidur pules. Ketika keinginan tidak kita punyai, maka kecenderungannya akan mengalami gejalan-2 tsb. Tanpa adanya keinginan, kesadaran utk melakukan csi akan terhenti total. Jadi kita harus mencipatkan keinginan-2 positif setiap saat. Dari keinginan yg satu ke keinginan yg lainnya.

k-3: kekomitmenan
komitmen mirip dg janji. Bila kita memliki kekomitmenan, maka keinginan-2 tadi akan terus terngiang-2 terus di telinga. Sinyal-2 ini kemudian otak kita akan membuat hormon aktif yg akan dialirkan ke sinopsis (jaringan syaraf) dalam bentuk instruksi sebuah perintah utk berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan tadi. berjanjilah utk terus memberi pupuk kepada keinginan-2 itu agar dapat tumbuh dan berbuah.

k-4: kedisiplinan
buktikan (disiplin) komitmen-2 yg sudah kita bangun. Jangan biarkan berakhir menjadi sebuah wacana atau agan-2 belaka. Butkikan bahwa kita bisa datang (dan pulang ) tepat waktu. *smile* buktikan bahwa kita bisa me-reduce ng in process, claim dan biaya pemakaian listrik, air dan gas. Buktikan bahwa kita bisa men-develop sdm. Dan buktikan bahwa kita bisa melakukan csi.

k-5: kesabaran
contoh ekstrim improved 1 menit kedatang, 0.01% ng in process dan 1x claim mengindikasikan kesabaran yg ingin kita jaga. Sedikit demi sedikit gak masalah. Yang penting ada kemajuan dalam improvement. Jangan terburu-2 ingin cepat memetik buah dari apa-2 yg telah kita kerjakan. Jangan cepat-2 ingin melihat hasil, karena itu akan juga memepercepat kita mutul (patah arang). Ketika melihat hasilnya tidak signifikans. Tanggapi secara positif (sabar) dan evaluasi (metode, proses dll) csi yg telah kita lakukan. jangan pernah mandek (berhenti) ber-csi ketika melihat hasilnya belum sesuai dengan yang kita ingin.

Artikel ini telah dibaca 3975 kali. Terima kasih.

Leave a Reply