Artikel ini telah dibaca 5991 kali. Terima kasih.

Akhir tahun 2009 saya mengunjungi Malaysia kembali. Kali ini daerah yang menjadi objek kunjungan saya adalah genting highland. Saya baru tahu tentang genting highland setelah saya tiba ditujuan dan selama 3 hari tinggal di kota itu. Selama 3 hari itu saya mendapatkan informasi ttg genting dari driver yg meng-guide saya selama 3 hari.

Sesuai dengan namannya genting highland merupakan datarang tinggi yg tingginya 2000m di atas permukaan laut dan terletak di antara Pahang dan Selangor. Di sana ada tempat rekreasi dengan segala macam permainan mulai dari anak-2 sampai dewasa (kalo di negeri kita kira-2 mirip dufannya ancol). Dengan salah satu kapasitas hotelnya (First World Hotel) ada 6118 kamar. Pada saat liburan hotel itu penuh terisi. Untuk check in kita harus bersabar menunggu berjam-jam menunggu giliran. Bisa kita bayangkan. Untuk mencapai first world hotel selain melalui jalan darat dengan mobil, kita juga bisa menggunakan cable car (kereta gantung seperti yg ada di taman mini indonesia indah). Kekaguman saya yg pertama terhadap genting highland adalah kereta gantungnya. Jangan bayangkan serperti kereta gantung dan rute seperti di tmii. Kereta gantungnya bisa memuat 6 orang dewasa! Panjang rutenya 3.4km! dan rutenya bukan rute horizontal, melainkan menanjak/mendaki!

Tempat rekreasi itu dibangun oleh Tan Sri Lim Goh Tong di atas hutan yang berusia 100 tahun dan dikelilingi oleh hutan belantara. Goh tong adalah pemimpi yang super nekat. Teman-2nya memonis goh tong seorang yg gila. Karena idenya yg sangat tidak masuk akal. Membangun tempat rekreasi di dataran tinggi yg dikelilingi oleh hutan belantara.  Tak mungkin akan ada orang yang datang mengunjungi tempat itu, pikir teman-2nya. Semua temannya menolak untuk ikut berinvestasi membangun genting. Karena semuanya menolak, maka goh tong pung berjalan sendirian membangun genting highland dengan pinjaman dari bank-2. Tentunya dengan jaminan seluruh harta kekayaan yg dimiliki oleh goh tong. Goh tong hanya ditemani oleh mimpi dan keyakinan yg dia miliki saja. Goh tong sempat bangkrut diawal bisnisnya menjalankan tempat resort itu karena sedikit sekali orang yang mau mengunjungi tempat tersebut. Teman-2nya pun menyalahkan goh tong yg sangat nekat dan tidak menghiraukan nasihat-2 mereka. Nasi sudah menjadi bubur dan goh tong sudah kepalang basah. Tidak mungkin berhenti dan meratapi kegagalannya. Goh tong terus menerus melakukan berbagai improvement-2 gilanya, yaitu promosi besar-2an, membangun berbagai macam fasilitas permainan dan infrastruktur kota genting (goh tong memiliki private security service sejenis kepolisian yg tugasnya menjaga keamanan asset-2nya di kota genting. Dia juga membangun rumah peribadatan agamanya – kong fu chu – yg mewah nan indah di lembah genting). Sampai akhirnya banyak orang mengunjungi tempat itu. Hingga sampai hari ini… itu kekaguman saya yg kedua. Berani goh tong berani bermimpi dan komit dalam memwujudkannya sampai berhasil! bukan cuman sekedar sampai optimal atau maksimal dalam berusaha. Mungkin bagi goh tong, optimal atau maksimal tapi kl outputnya tidak keluar ya buat apa. Cuman dijadikan bahan ejekan sepanjang masa oleh teman-2nya…

Hari terakhir dalam perjalanan menuju bandara, saya menemukan billboard sepatu merk yg cukup terkenal. Singkat dan padat serta bermakna sangat dalam. Nyambung dengan semangat tak terkalahkannya goh tong dalam membanun imperium genting highland. Sangat cocok saya jadikan sebagai penutup catatan perjalanan saya.

Di billboard merk sepatu terkenal itu tertulis “impossible is nothing…” (nggak ada yg nggak mungkin…). Kisah goh tong adalah salah satu bukti konkrit dari penjabaran tiga kata penuh makna ini. Dan memang betul, “tidak mungkin” itu hanya ada di otak kita saja sebagai suatu asumsi. Bagaimana asumsi (perkiraan atau prediksi), maka ke arah itulah kita bertindak. Ketika kita men-set otak (pikiran) kita dengan “tidak mungkin”, “susah”, “berat” dsj, maka jaringan-2 syaraf tubuh kita akan merespon bahwa yg kita kerjakan adalah tidak mungkin, susah dan berat. Selama kita tidak merubah setting pikiran tadi, maka akan terjadi kemacetan di setiap jaringan syaraf sampai akhirnya menghentikan kita untuk melakukan sesuatu yg ingin kita capai. Menyerah dan akhirnya kita gatot (gagal total)!

Belajar dari hal di atas, maka tidak ada lagi yg perlu ditawar-2 bahwa di tahun baru 2010 ini kita harus berani bermimpi untuk menjadi yang “ter” segalanya (dalam hal-hal yg positif) dengan melakukan berbagai macam kaizen disegala lini. Jangan takut utk bermimpi menjadi orang besar dan sukses… jangan takut bermimpi menjadikan line kita yg terbaik dari sisi qcdsm…. Jangan takut bermimpi untuk menjadi operator, leader, foreman, manager yg terbaik di 2010 dan seterusnya… yakinkan hati dan pikiran kita bahwa tidak ada yg namanya masalah, tidak ada yang namanya kesulitan dan tidak ada yg namanya tidak mungkin… semuanya akan dapat kita kerjakan dengan efektif dan efisien…

Semoga di tahun 2010 ini kita dan perusahaan kita menjadi semakin yg terbaik dalam segala hal…

Artikel ini telah dibaca 5991 kali. Terima kasih.

1 Comment

  1. amien…apa pn itu,klo qt mau berusaha insyaallah bs…

Leave a Reply